Wonosobo, Jurisinvestigasi.com – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Wonosobo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo segera melakukan audit independen serta evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Aji Wonosobo. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi massa bertajuk #WonosoboMelawan, Kamis (25/6/2026).
Koordinator aksi, Ahmad Nursolih, mengatakan audit independen diperlukan untuk memastikan tata kelola BUMD berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, sebagai perusahaan daerah yang mengelola dana publik, seluruh proses pengelolaan BUMD harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.
“Kami mendesak Pemkab Wonosobo untuk melakukan audit independen dan evaluasi menyeluruh terhadap BUMD, terutama PDAM Tirta Aji. Audit diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi riil perusahaan daerah, baik dari sisi pelayanan, pengelolaan keuangan, maupun data pelanggan,” ujar Ahmad.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyoroti sejumlah klaim kinerja PDAM Tirta Aji, di antaranya memiliki lebih dari 91 ribu sambungan pelanggan, tingkat efektivitas penagihan mencapai 99 persen, serta mencatat laba bersih miliaran rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Namun, menurut mereka, masih terdapat berbagai keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan minimnya keterbukaan informasi.
Selain itu, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Wonosobo mempertanyakan dugaan ketidaksesuaian antara data pelanggan dengan pengguna layanan PDAM. Mereka menilai validitas data pelanggan merupakan aspek penting yang memengaruhi penilaian kinerja perusahaan, perencanaan investasi, hingga penyusunan laporan keuangan.
Melalui aksi tersebut, massa berharap Pemkab Wonosobo segera menindaklanjuti tuntutan dengan melakukan audit independen dan evaluasi menyeluruh terhadap BUMD agar tata kelola perusahaan daerah semakin transparan, profesional, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.







