Grand Final Bhayangkara Competition 2026 Meriah, Polrestabes Semarang Hadirkan Malam Penuh Tawa dan Kebersamaan

- Kontributor

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Jurisinvestigasi.com – Gelak tawa menggema di Kopi Revolusi Semarang, Minggu (19/7/2026) malam, saat Polrestabes Semarang menggelar Grand Final Stand Up Comedy Bhayangkara Competition 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80. Acara yang dipadati tamu undangan, komunitas kreatif, mahasiswa, dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa Polri mampu menghadirkan ruang hiburan yang edukatif sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Suasana semakin semarak sejak acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia dan Kapolrestabes Semarang. Deretan finalis terbaik kemudian bergantian naik ke atas panggung, menghadirkan materi komedi yang segar, cerdas, dan mengundang gelak tawa para penonton.

Delapan komika finalis, yakni Arif Desmawan, Restu Fauzi, Aji Wibowo, Ade Doni Irawan, Rintio Darmayuda, Benediktus Agung Prasetyo, Ibrahim Al Islami, dan Ilham Muhammad, sukses menghidupkan suasana dengan gaya komedi khas masing-masing. Penampilan spesial dari perwakilan institusi Polrestabes Semarang turut menambah kemeriahan malam grand final.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., perwakilan Wali Kota Semarang, unsur Forkopimda, Pejabat Utama Polrestabes Semarang, para Kapolsek jajaran, personel Polri, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Heri Wahyudi menegaskan bahwa Bhayangkara Competition bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dengan masyarakat melalui pendekatan budaya dan kreativitas.

“Melalui Bhayangkara Competition ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari ruang-ruang kreatif masyarakat. Stand up comedy menjadi media yang positif untuk menyampaikan gagasan, kritik yang membangun, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan generasi muda,” ujar Kapolrestabes.

Baca Juga:  Aktivitas Tambang Batu Padas di Lereng Kalisari Grobogan Disorot, Warga Pertanyakan Legalitas dan Dampak Lingkungan

Ia menambahkan, terselenggaranya kompetisi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polrestabes Semarang, mahasiswa, serta komunitas kreatif di Kota Semarang. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

“Generasi muda adalah agen perubahan. Kami berharap kreativitas mereka terus berkembang dan menjadi energi positif untuk menjaga persatuan bangsa. Kolaborasi antara Polri, akademisi, dan komunitas akan terus kami bangun demi mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.

Puncak acara berlangsung saat dewan juri mengumumkan para pemenang. Pada kategori Stand Up Comedy, Ilham Muhammad berhasil meraih Juara I, disusul Benediktus Agung Prasetyo sebagai Juara II, dan Aji Wibowo sebagai Juara III. Sementara penghargaan harapan diberikan kepada Restu Fauzi dan Ibrahim Al Islami.

Selain itu, kategori Lomba Kartun juga menghasilkan karya-karya terbaik yang mengangkat tema kedekatan Polri dengan masyarakat. Taranita Krismawati Widyaningrum meraih Juara I melalui karya Merawat Kepercayaan Publik, diikuti Edi Darmadi (Edi Dharma) sebagai Juara II dengan karya Bhayangkaratun, dan Sjahidul Haq Chotib sebagai Juara III lewat karya Masyarakat Butuh Polisi. Penghargaan harapan diberikan kepada Marochin dan Mokhamad Chaerudin.

Selama lebih dari dua jam, panggung Bhayangkara Competition dipenuhi tawa, tepuk tangan, dan antusiasme penonton yang menikmati setiap penampilan finalis. Kehangatan interaksi antara aparat kepolisian, komunitas kreatif, dan masyarakat menjadi gambaran nyata pendekatan humanis yang terus dikedepankan Polrestabes Semarang.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dengan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Grand Final Stand Up Comedy Bhayangkara Competition 2026 pun menjadi penutup yang meriah sekaligus mempertegas komitmen Polrestabes Semarang dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui ruang-ruang kreativitas, seni, dan budaya.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polrestabes Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurisinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curanmor di Kost Mekar Sari Terungkap, SRN Sopir yang Mengaku Anggota TNI Diamankan
Pelapor Sebut Akun TikTok dan Facebook Diduga Sebarkan Foto serta Tuduhan yang Merugikan Nama Baiknya
Dituduh Melakukan Pemerasan Saat Terima Konsultasi Izin Kandang Ayam, Sugiyono Laporkan Dugaan Penghasutan dan Penganiayaan
Satreskrim Polres Sukoharjo Bongkar Kasus Curat Motor, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Filosofi Jawa “Alam Sejati” Agus Kliwir : Keteguhan, Kehidupan dan Pengayoman
Dari Masjid Baiturrahman, Kapolresta Pati Gaungkan “Tetep Seduluran Saklawase”
Banjir Rendam Kampung Pondok Menteng RT 04/RW 02 Desa Citapen, Warga Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah
Boss perusahaan Kembang Gula Gita Madu Sweet Mengajak Makan Bersama Dengan Staffnya di Grand Opening Resto Barunya 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Curanmor di Kost Mekar Sari Terungkap, SRN Sopir yang Mengaku Anggota TNI Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 20:21 WIB

Pelapor Sebut Akun TikTok dan Facebook Diduga Sebarkan Foto serta Tuduhan yang Merugikan Nama Baiknya

Selasa, 29 September 2026 - 19:28 WIB

Dituduh Melakukan Pemerasan Saat Terima Konsultasi Izin Kandang Ayam, Sugiyono Laporkan Dugaan Penghasutan dan Penganiayaan

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Satreskrim Polres Sukoharjo Bongkar Kasus Curat Motor, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 28 September 2026 - 13:56 WIB

Filosofi Jawa “Alam Sejati” Agus Kliwir : Keteguhan, Kehidupan dan Pengayoman

Berita Terbaru