Penasehat Hukum AL Korban Penyekapan Oknum Pedal Padel, Apresiasi Langkah Pemerintah Dalam Mengambil Sikap

- Kontributor

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Jurisinvestigasi.com  | Kasus Viral Penyekapan oleh oknum karyawan Pedal Padel yang dialami korban AL terus bergulir. Kali ini korban AL mendapat kunjungan dari Dinas sosial DKI Jakarta, tujuan dari kunjungan tersebut adalah upaya untuk melakukan intervensi rehabilitasi sosial dan pemulihan psikososial, kunjungan dilakukan ke kediaman Korban di Jalan Kostrad Raya RT 05 RW 010, Pertukangan, Pesangggrahan, Jaksel, pada hari Kamis, (13/8/2026).

Rencananya AL akan didaftarkan program tentang pengasahan skill dan di asramakan selama 1 Tahun di pusat pelatihan milik dinas sosial DKI Jakarta Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 (PSBR TJ 1) di Jalan Tebet Barat Raya no. 100, Jaksel. Namun dikarenakan slot sudah penuh, AL harus menunggu hingga ada yang kosong terlebih dahulu. Disamping itu dari dinsos juga akan melakukan upaya pendampingan pengobatan psikolog yang akan dilakukan di puskesmas pesanggrahan.

Terpisah, Penasehat Hukum AL, Nugraha Budi S SH. mengatakan, “KemenHAM telah melakukan tugasnya dan merekomendasikan Dinas Sosial DKI, namun proses hukum masih terus berjalan, dimana waktu Penahanan Para Tersangka selama 20 hari ditambah 40 hari akan berakhir sekitar 24 Agustus 2026, jika tidak dilimpahkan oleh Penyidik kepada Kejaksaan atau P21, maka Para Tersangka yang habis masa penahanan pada tinggkat Penyidikan, maka demi hukum harus dibebaskan.

“Sementara itu AL juga menghadapai Laporan dugaan tindak Pidana Pencurian dan atau Penggelapan, yang perkaranya saat ini sudah berjalan dan naik menjadi Penyidikan, “ujar Nugraha.

Pihak Pedal Padel, membiarkan Para Tersangka untuk melakukan pembelaan hukum tanpa bantuan Pedal Padel, namun seharus melakukan secara mandiri.

Para Tersangka melalui Kuasa Hukumnya telah berupaya mendamaikan perkara ini dengan penawaran biaya pengobatan Rp 130 juta, namun pihak korban belum menerima, “terang Nugraha.

Baca Juga:  Agustus 2026 dan Bayang-Bayang Bara Publik: Antara Protes, Ketidakpercayaan, dan Makna Kemerdekaan

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: FWJ Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurisinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buntut Polemik, Dr. Budiyono Resmi Laporkan Siwi Peni ke Polda Jateng
Rakor DPP dan DPW AWDI DKI Jakarta Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus
Klarifikasi Pemberitaan Gudang Tlogomulyo Semarang, Pihak yang Disebut Membantah: Narasi Tidak Benar dan Belum Terbukti
Dr. Budiyono Akan Laporkan Direktur SDM PTPN I ke Polda Jateng
Dr. Budiyono Berencana Laporkan Direktur SDM PTPN I ke Polda Jateng, Sejumlah Pimpinan Media Nyatakan Dukungan
Bantahan Yordania Dipertanyakan, Redaksi Soroti Istilah “Koordinator Media Online” di Kantor Pertanahan Jakarta Utara
Budiyono Siapkan Laporan Ke Polda Jateng, Persoalkan Pernyataan Siwi Peni Soal Isu Kembali Ke PTPN I
Bantah Dikaitkan dengan Kepentingan Kembali Jadi Pegawai, Budiyono: “Itu Tidak Benar”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Buntut Polemik, Dr. Budiyono Resmi Laporkan Siwi Peni ke Polda Jateng

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Rakor DPP dan DPW AWDI DKI Jakarta Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Klarifikasi Pemberitaan Gudang Tlogomulyo Semarang, Pihak yang Disebut Membantah: Narasi Tidak Benar dan Belum Terbukti

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Dr. Budiyono Akan Laporkan Direktur SDM PTPN I ke Polda Jateng

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Dr. Budiyono Berencana Laporkan Direktur SDM PTPN I ke Polda Jateng, Sejumlah Pimpinan Media Nyatakan Dukungan

Berita Terbaru