Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU 44.521.08 Muri Tegal, Inisial “AR, AG, BD” Disorot, APH Didesak Lakukan Penyelidikan

- Kontributor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL, Jurisinvestigasi.com — Dugaan penyalahgunaan dan perdagangan ilegal bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjadi sorotan, tepatnya di SPBU 44.521.08 Muri Jl. Raya Dampyak No. 134, Petoran, Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun tim media, lokasi tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pengalihan BBM subsidi dari jalur resmi ke peredaran yang tidak semestinya.

Dugaan tersebut mencuat setelah tim media memperoleh informasi mengenai aktivitas sejumlah pihak yang disebut-sebut terlibat dalam distribusi BBM subsidi. Beberapa nama berinisial AR, AG, dan BD disebut dalam informasi yang dihimpun sebagai pihak yang diduga berperan dalam pengendalian aktivitas tersebut. Selain itu, terdapat dugaan keterlibatan oknum mandor atau pihak internal SPBU terkait.

Namun demikian, dugaan keterlibatan maupun adanya kerja sama antara pihak-pihak tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang disebutkan terkait tudingan tersebut.

Jika benar terjadi, pengalihan BBM bersubsidi dari peruntukan yang semestinya berpotensi merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi sekaligus menimbulkan kerugian bagi negara. Karena itu, diperlukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan mekanisme penyaluran, volume BBM yang disalurkan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam distribusinya.

Dugaan aktivitas tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi di tingkat SPBU. Masyarakat berhak mengetahui apakah seluruh proses penyaluran telah berjalan sesuai ketentuan atau terdapat penyimpangan yang perlu ditindaklanjuti.

Secara hukum, penyalahgunaan kegiatan usaha hilir minyak dan gas bumi dapat dikenai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah melalui peraturan perundang-undangan terkait. Penerapan pasal pidana tentunya harus didasarkan pada hasil penyelidikan, bukti yang cukup, serta konstruksi perkara yang ditetapkan aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di SPBU 44.507.13 Salatiga Mencuat, LSM dan Media Desak Pertamina Audit Menyeluruh

Atas munculnya dugaan tersebut, BPH Migas, PT Pertamina (Persero), kepolisian, dan instansi berwenang lainnya didesak melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan terhadap lokasi serta pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut.

Pemeriksaan antara lain dapat mencakup kesesuaian penyaluran kuota BBM subsidi, pencatatan transaksi, pola pembelian, kendaraan atau sarana pengangkut yang digunakan, serta kemungkinan adanya penyimpangan dalam distribusi.

Apabila hasil pemeriksaan menemukan pelanggaran, pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, hasil pemeriksaan juga perlu disampaikan secara transparan agar tidak menimbulkan tuduhan tanpa dasar.

Redaksi akan terus mengawal informasi ini secara berimbang dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, verifikasi, konfirmasi, serta hak jawab pihak-pihak yang disebutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurisinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantapkan Kesiapan Hadapi TKA, MAN 1 Palembang Gelar Gladi bagi 333 Murid Kelas XII
Korban Alami Luka Serius dan Mobil Innova Rusak, Keluarga Mendesak Pengusutan Menyeluruh atas Peristiwa di Depan Lotte Mart Gayamsari
43 Hari Berlalu, Ada Apa dengan Kasus MJS 06? Sri Lestari Pertanyakan Kejelasan Barang Bukti Kendaraan, APH Jangan Tutup Mata !!
Diduga Meminta Sejumlah Uang, Dua Anggota Polda Jambi di Laporkan Divpropam Polri
Dugaan Gudang Solar di Bedug Tegal Disorot, Nama Agung Gembus Disebut dan Armada Bertangki Berlabel PT CNE Terpantau
Sambut HUT TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76, TNI-Polri dan Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Sungai.
Fasilitas Desa Dipertanyakan! Mobil Siaga Sarabau Diduga Dipakai untuk Belajar Nyetir
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Mantapkan Kesiapan Hadapi TKA, MAN 1 Palembang Gelar Gladi bagi 333 Murid Kelas XII

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Korban Alami Luka Serius dan Mobil Innova Rusak, Keluarga Mendesak Pengusutan Menyeluruh atas Peristiwa di Depan Lotte Mart Gayamsari

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Diduga Meminta Sejumlah Uang, Dua Anggota Polda Jambi di Laporkan Divpropam Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Dugaan Gudang Solar di Bedug Tegal Disorot, Nama Agung Gembus Disebut dan Armada Bertangki Berlabel PT CNE Terpantau

Berita Terbaru

NASIONAL

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:56 WIB