Melalui program Bank Sampah Ibu ibu PKK RT 05 RW 15 Mukti Harjo Kidul Semarang Olah Sampah Bernilai Ekonomi.

- Kontributor

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Jurisinvestigasi.com – Kreativitas dan kepedulian lingkungan ditunjukkan oleh para ibu-ibu PKK RT 05 RW 15 Kelurahan Mukti Harjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Melalui kegiatan rutin bulanan, mereka mengumpulkan berbagai jenis barang bekas untuk diolah dan dijadikan sumber pendapatan melalui program Bank Sampah.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak masa kepemimpinan ketua RT sebelumnya dan terus berjalan hingga kini. Setiap rumah tangga berpartisipasi dengan cara mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai jual, seperti kardus, botol plastik, kertas bekas, serta barang-barang daur ulang lainnya.

Menurut Ibu Norma Kartika, selaku Ketua RT 05 RW 15 Mukti Harjo Kidul, kegiatan Bank Sampah ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Kegiatan ini sudah lama berjalan dan menjadi kebiasaan positif warga kami. Selain menjaga kebersihan lingkungan, hasil penjualan barang bekas juga kami masukkan ke dalam kas RT,” ujar Ibu Kartika.

Sampah yang terkumpul setiap bulan kemudian disortir dan dipilah oleh ibu-ibu PKK untuk selanjutnya dijual kepada pengepul barang bekas atau rongsokan. Hasil dari penjualan tersebut dikelola secara transparan oleh pengurus RT dan dimasukkan langsung ke dalam kas RT guna mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Ibu Solikin, salah satu penggerak dan pembimbing kegiatan ini, menjelaskan bahwa dana yang terkumpul dari hasil penjualan sampah sering dimanfaatkan untuk kegiatan kebersamaan warga.

Lumayan, Mas. Uang hasil penjualan bisa menambah kas RT. Kalau sudah terkumpul cukup banyak, biasanya kami gunakan untuk kegiatan seperti toure atau rekreasi bersama seluruh warga, tanpa terkecuali,” ungkapnya dengan senyum.

Program Bank Sampah ini menjadi contoh nyata penerapan konsep ekonomi sirkular di tingkat masyarakat, di mana limbah rumah tangga tidak hanya dibuang, tetapi juga dimanfaatkan kembali untuk menghasilkan nilai ekonomi serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan warga.

Baca Juga:  Buntut Penganiayaan Berat Siswa SMA Negeri di Semarang Hingga Operasi, Keluarga Resmi Laporkan Pelaku ke Polrestabes

Kegiatan positif seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Semarang dan sekitarnya dalam mendukung gerakan Semarang Bersih dan Hijau, sekaligus memperkuat solidaritas sosial antarwarga.

Dilansir dari rilisan Eyank putri Elly Widiastono SE, penasehat dari media Jejakkasus.info.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurisinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Pemberitaan Gudang Tlogomulyo Semarang, Pihak yang Disebut Membantah: Narasi Tidak Benar dan Belum Terbukti
Senilai Rp4,8 Miliar, Jalan Sepakung–Pagergedog Baru Selesai Sudah Retak Parah, Pondasi Diduga Berongga
Galian Tanah Merah Pekuncen Disorot, Dump Truck Diduga Angkut 7–9 Ton Melampaui Ketentuan Jalan Desa
‎Warga Jatiroto, Wonogiri Nekat Keluarkan Modal Puluhan Juta Untuk Uji Coba Tanam Pepaya dan Buah Semangka di Musim Kemarau.
Dugaan Pengangsu Pertalite di SPBU 44.513.04 Boja Mengarah ke Pola Terorganisir, Keterlibatan Operator Dipertanyakan
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
AWAK MEDIA TEMUKAN DUGAAN PELANGGARAN SOP DI SPBU 64.721.16 SIDOMULYO. BPH MIGAS & PERTAMINA DIMINTA TINDAKLANJUTI
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung, Transaksi Capai Rp2,73 Triliun
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Klarifikasi Pemberitaan Gudang Tlogomulyo Semarang, Pihak yang Disebut Membantah: Narasi Tidak Benar dan Belum Terbukti

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Senilai Rp4,8 Miliar, Jalan Sepakung–Pagergedog Baru Selesai Sudah Retak Parah, Pondasi Diduga Berongga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Galian Tanah Merah Pekuncen Disorot, Dump Truck Diduga Angkut 7–9 Ton Melampaui Ketentuan Jalan Desa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:38 WIB

‎Warga Jatiroto, Wonogiri Nekat Keluarkan Modal Puluhan Juta Untuk Uji Coba Tanam Pepaya dan Buah Semangka di Musim Kemarau.

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Dugaan Pengangsu Pertalite di SPBU 44.513.04 Boja Mengarah ke Pola Terorganisir, Keterlibatan Operator Dipertanyakan

Berita Terbaru